RESENSI NOVEL
NAMA : BALQIS AZZAHRAH (759)
KELAS : R1G
TUGAS : BAHASA INDONESIA
FAKULTAS : PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
SAMPUL YANG TELAH DIPERBAHARUI
I. IDENTITAS BUKU
Judul Buku : Samantha
Penulis : Risa Saraswati
Penerbit: PT. Bukune Kreatif Cipta
Tanggal terbit: V, Juli 2019
Halaman : xii+129 halaman
Tebal buku : 14x20 cm
ISBN : 978-602-220-258-5
Harga : Rp67. 100,-
II. TENTANG PENULIS
Risa Saraswati lahir di Bandung, 24 Februari 1985. Selain menjadi penulis dan vokalis sebuah band, Risa juga tercatat sebagai PNS di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di Kota Bandung.
Anak pertamanya dari pasangan Imam Sumantri dan Ely Rawilah ini menekuni bidang seni dengan cukup serius. Pada tahun 2011 dia mulai tergerak untuk membukukan tulisan-tulisan yang biasanya dituangkan dalam blog. Tercatat hingga saat ini Risa sudah membukukan tiga belas karya tulis. Beberapa di antaranya mendapat predikat buku laris.
Samantha, merupakan salah satu tokoh yang pernah diceritakan dalam buku Danur . Sosok hantu Belanda ini menjadi salah satu tokoh favorit pembaca.
III. CERITA SINGKAT
Novel ini menceritakan seorang gadis kecil asal Belanda yang tinggal di Indonesia pada zaman Hindia Belanda, ia bernama Samantha. Samantha kecil tinggal di rumah yang besar dan mewah, kedua orangtuanya seorang pengusaha yang terbilang terkenal dan sukses di zamannya, tuan Baron dan nyonya Hannah De Witt. Namun, orangtuanya terlalu sibuk dengan dunia bisnis sehingga Samantha diurus oleh pengasuhnya sejak ia kecil. Sikap Samantha pun sangat diluar kendali, tidak memiliki sopan santun dan sikapnya pun bisa berubah-ubah sesuka hatinya. Pernah suatu hari ia bilang tidak menyukai selai coklat tapi tiba-tiba ia menyukainya.
Tidak ada pengasuh yang mampu bertahan mengurus Samantha. Rumi, ia adalah pengasuh yang sampai sekarang bisa bertahan mengasuh Samantha. Sudah 3 tahun Rumi mengurus Samantha, sikapnya pada Rumi pun sangat kasar. Namun, Rumi memakluminya. Ia berpendapat bahwa Samantha bersikap seperti itu karena menginginkan perhatian dari orang tuanya yang tidak pernah memperhatikannya. Setiap pagi Samantha menjerit dan menangis agar orangtuanya merespon kelakuannya, tapi orangtuanya hanya melirik sekilas dan kembali membaca koran pagi. Setelah itu orangtuanya menyuruh pengasuhnya membawa Samantha pergi agar tenang kembali. Terkadang Samantha mengurung dirinya di kamar yang gelap dan duduk di pojokan tempat tidur, setelah mengunci diri Samantha akan mogok makan berhari-hari.
Dulu Samantha bukanlah anak nakal yang susah diatur, dulu ia anak yang sangat ceria, baik dan disayang kedua orangtuanya. Sebenarnya Samantha bukanlah anak kandung dari keluarga De Witt, Samantha anak adopsi dari sebuah janji dari seorang wanita yang tengah sekarat. Hingga sampai Samantha meninggal karena sakit di pelukan sang pengasuh.
IV. PERSAMAAN
Novel ini memiliki kemiripan dengan novel karya Agnes Davonar yang berjudul Surat Kecil Untuk Tuhan. Di kedua novel ini sama-sama menceritakan seorang gadis yang menderita penyakit kanker hingga penyakit tersebut menggerogoti hingga akhir hayatnya.
V. KELEBIHAN
Novel ini menggunakan alur mundur. Semua kejadian yang telah berlalu diceritakan dengan jalan yang menarik, sehingga para pembaca akan terhanyut dalam jalan cerita.
Sampul dari novelnya pun sederhana namun dapat menarik perhatian untuk pembaca, maupun sampul yang pertama ataupun yang sudah diperbaharui
VI. KEKURANGAN
Sejujurnya sampai saat ini sulit menemukan kekurangan dari novel Samantha.